Wisudawan BSI 28'Nov2010

Alhamdullilah,, 
selama tiga tahun untuk mencapainya, penuh perjuangan untuk mewujudkannya,, banyak pahit dan manis saya lalui semua ini,,
terimakasih atas doa, dukungan, dan motivasinya untuk sahabat2q, some oneq(jessika), dan terutama kedua orang tuaku.. yang selalu memberi nasehat yang bermanfaat..
semua ini tidak akan berhenti sampai di sini,, ini adalah awal baru yang akan saya mulai dan saya ingin menjadi baik dan lebih baik lagi.

Cinta dan Persahabatan

Kebanyakan orang mengeluh karena tidak dapat menemukan cinta dan persahabatan sejati di sepanjang hidup mereka dan benar-benar merasa yakin bahwa hal yang mus­tahil untuk mendapatkannya.  yang tidak pernah meraih cinta dan persahabatan sejati, oleh karena rasa kasih sayang yang mereka beri­­kan satu sama lain sering kali adalah karena dorongan kepentingan. Begitu mereka tidak lagi mendapatkan keuntungan-ke­un­tungan yang dapat diraih, keakraban yang selama ini mereka anggap sebagai cinta atau persahabatan pun berakhir.
Orang-orang yang mengalami cinta dan persahabatan sejati serta menjalaninya dengan makna yang sesungguhnya adalah orang-orang beriman. Alasan utamanya, seba­gai­mana dinyatakan di muka dalam buku ini, adalah karena mereka mencintai satu sama lain, bukan karena mencari keuntungan, namun hanyalah semata-mata karena orang-orang yang mereka cintai itu adalah orang-orang yang memiliki iman yang tulus dan taat. Apa yang membuat seseorang dicintai dan memiliki daya tarik untuk dijadikan teman adalah karena ketakwaannya kepada Allah, dan kesalehannya yang telah membuat sese­orang hidup dengan nilai-nilai al-Qur'an secara cermat. Seseorang yang hidup dengan nilai-nilai al-Qur'an juga mengetahui karak­teristik-karakteristik apa saja yang mesti dimi­likinya agar dapat dijadikan sebagai seorang teman yang berharga, dan dia pun mengambil karakteristik-karakteristik ini sesempurna mungkin. Dan demikian pula, ia pun dapat mengapresiasi karakteristik-karakteristik yang dapat dikagumi pada orang lain dan dapat mencintai dengan sesungguhnya.
Oleh karena kecintaan di antara mereka dilandasi oleh sebuah pemahaman tentang persahabatan yang kekal selamanya, maka kecintaan itu tidak akan berkurang atau ber­akhir dengan adanya kematian. Sebaliknya, justru makin kekal secara sempurna. Dari aspek inilah pemahaman tentang cinta bagi orang-orang beriman. Cinta dan per­sa­habatan pada masyarakat jahiliah tidak dilan­dasi niat untuk senantiasa bersama selama-lama­nya, maka mereka pun tidak dapat mempraktikkan konsep-konsep kese­tiaan, kepercayaan, dan amanah yang sejati. Jika dua orang yang mengaku sebagai kawan membuat suatu syarat khusus yang melan­dasi persaha­bat­an mereka, maka itu berarti mereka dapat mengakhiri pertemanan mereka kapan saja. Kedua belah pihak yang menya­dari adanya kemungkinan ini pun lalu ber­sikap saling hati-hati satu sama lain dan merasa tidak nyaman. Kehatian-hatian me­rusak ketulusan, dimana hal ini merupa­kan pra­syarat dalam menjalin cinta dan per­sahabatan. Dalam hubungan-hubungan yang sifatnya duniawi orang-orang senantiasa mem­perhi­tung­kan adanya kemungkinan berakhirnya persaha­bat­an mereka dan, dengan demikian, mereka pun menghindari untuk menun­juk­kan sifat ketulusan dimana nan­tinya dapat membuat mereka merasa malu bila kelak keramah-tamahan ini telah ber­akhir.
Di lain pihak, bagi orang-orang beriman, mereka memiliki ketulusan dan tidak pernah bersikap pura-pura. Seseorang yang berniat untuk bersama-sama dengan orang lain untuk selama-lamanya adalah seseorang yang telah memiliki komitmen untuk menun­jukkan kesetiaan, cinta, dan persahabatan yang tiada putus-putusnya. Karak­teristik isti­mewa mengenai cinta dan persahabatan dari orang-orang beriman ini, yaitu kesedia­an untuk bersama-sama selama-lamanya, membuat mereka dapat memperoleh kebaha­giaan yang besar dari kasih sayang yang mereka alami serta kegem­biraan karena punya harapan untuk berada bersama-sama dengan orang-orang yang mereka cintai di surga nanti. Ini juga merupa­kan kesenangan, karena adanya kepastian, sehingga mereka akan ber­sikap setia kepada orang-orang yang mereka cintai selama-lama­nya.

SEDERHANA, PILIHAN HIDUP YG MULIA

Pola hidup sederhana seakan menjadi barang langkah yang hanya ada dalam cerita atau dongeng di pojok-pojok surau  


oleh: Ali Akbar bin Aqil*


Pada suatu sore, ketika Rasulullah SAW selesai menunaikan shalat Ashar bersama para sahabatnya, ada peristiwa aneh. Yaitu setelah rampung shalat, tiba-tiba Rasulullah bangkit dengan tergesa-gesa meninggalkan jamaah menuju rumahnya dan kembali lagi dengan membawa makanan lalu dibagi-bagikan kepada para jamaahnya yang ada.

Kemudian sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, ada apa gerangan tiba-tiba anda beranjak dari jamaah lalu kembali membagi-bagikan makanan?." Apa jawab sang baginda?, "Aku tidak ingin apabila matahari tenggelam sementara di rumahku masih ada sisa makanan." (HR. Bukhari)

Rasululah adalah manusia yang paling zuhud yang terpancar dalam potret hidupnya yang sederhana dan penuh kebersahajaan. Ilustrasi di atas cukup menjadi acuan akan kesederhanannya. Beliau tidak pernah menyisakan atau menyimpan makanan di rumahnya.

Pola hidup sederhana yang beliau jalani bukan karena kepapaannya. Tidak! Tetapi beliau memilih demikian sebagai teladan ideal bagi umatnya agar dalam mengarungi bahtera kehidupan dunia tidak menjadikan harta sebagai tujuan utama.

Tersebutlah suatu riwayat yang menyatkan bahwa jika beliau berkenan, Allah menawarkan batu-batuan di kota Makkah menjadi taburan emas sebagai pembendaharaan baginda. Namun apa yang terjadi berikutnya? Beliau justru menjawab dengan rendah hati, "Tidak, wahai Tuhan. Tapi (biarkan) aku lapar sehari dankenyang sehari. Jika aku sedang kenyang, maka aku akan memuji-Mu, dan di saat lapar aku akan bersimpuh dan berdoa kepamau."[ Muhammad Alwi Al Maliki, Muhammad al Insan Al Kamil, (Jeddah: Daar Asy Syuruq, 1411), cet. IV. hal. 156.]

Yang menarik adalah bahwa Rasulullah seorang pemimpin. Dengan posisi dan kedudukannya yang strategis itu, sebenarnya beliau mampu untuk memiliki fasilitas-fasilitas yang dimauinya. Terlebih kedudukan yang "wah" berpotensi menumpuk harta kekayaan sebanyak-banyaknya. Tetapi semua itu tidak beliau lakukan dan lebih memprioritaskan pola hidup sederhana. Inilah sebenarnya sosok seorang pemimpin yang menjadi patron umat.

Hidup Gaul atau Hidup Sederhana?

Di sisi lain, seiring dengan semakin tenggelamnya nilai-nilai kesederhanaan yang disertai pudarnya ajaran cinta kasih kepada sesama, maka bermunculan tren baru, yaitu pola hidup hedonis, glamour, elit, keren abis, gaul, yang semuanya muncul akibat ketamakan. Hal ini terjadi mulai dari lapisan masyarakat yang kebetulan "kaya" sampai yang terpaksa "miskin".

Untuk lapisan pertama, pola hidup glamour dan hedon (mewah) masih memilki ruang dan daya tawar. Sebab mereka mempunyai sarana dan segudang fasilitas harta yang dimilikinya, kendati semua itu bukan sesuatu yang baik dan terpuji.

Namun, untuk lapisan berikutnya, yang terpaksa "miskin", mereka dihadapkan pada dua pilihan. Pilihan pertama, jika tetap dengan penampilan "miskin", takut disebut kurang  gaul. Pilihan kedua, kalau mau gaul modalnya apa? Baik pilihan pertama atau kedua sama-sama mengerikan jika orang tersebut tidak mendapatkan hidayah Allah. Karena mereka akan terseret oleh arus yang menjerumuskannya pada perbuatan nista demi meraih identitas semu yaitu  seperti "orang kaya".

Lebih dari itu, di kalangan kaum terpelajar –tak terkecuali kaum santri- juga sudah menjamur pola hidup yang sering diistilahkan "gaul abis". Para pelajar yang sebagian besar masih disubsidi oleh orangtua tersebut juga terjangkit virus kronis ini. Mereka bangga bila mampu menunjukkan atribut atau aksesoris "gaul".

Ironisnya, kebanggaan itu tidak dibarengi dengan perilaku yang mencerminkan rasa syukur atas segala yang telah dimilikinya. Bahkan, kerapkali dijadikan jembatan untuk berbuat kufur dan maksiat kepada Allah yang Maha Pemberi!

Jika demikian, maka sadarilah bahwa kita telah terjebak dalam tipuan dunia yang menyebabkan kita tidak terhormat dunia-akhirat. Betapa tidak, di satu sisi kita mengkufuri nikmat Allah yang telah kita terima. Di sisi lain, kita telah mengkhianati amanah orangtua atau siapa saja yang telah mensubsidi kita dengan penuh husnudzan.

Secara tidak sadar kita telah melukai perasaan orang-orang di sekitar kita yang terpaksa "miskin" dan tidak pernah merasakan nikmatnya aksesoris atau atribut "gaul", padahal mereka juga mempunyai selera sama.

Untuk itulah, solusinya adalah mari membiasakan diri hidup sederhana. Qona`ah bisa menjadi hal solutif. Qona`ah ialah sifat menerima apa adanya. Ia merupakan harta yang tidak pernah sirna.

Imam Al Ghazali memberi kiat-kiat agar kita memiliki sifat qona`ah,

Pertama, kesederhanaan dalam penghidupan dan pembelanjaan. Di dalam hadits disebutkan, "Pengaturan adalah separo dari penghidupan."

Kedua, pendek angan-angan. Sehingga ia tidak bergelut dengan kebutuhan-kebutuhan sekunder.

Ketiga, hendaklah ia mengetahui apa yang dikandung di dalam sifat qona`ah berupa kemuliaan dan terhindar dari meminta-minta serta mengetahui kehinaan dan ketamakan.

Ingatlah, semua adalah titipan Allah, bukan milik manusia hakiki. Dan semuanya akan kembali pada-Nya yang tentunya dengan Laporan Pertanggung Jawabannya masing-masing.

Sebagai penutup, cukuplah sebuah riwayat bahwa Rasulullah senantisa tidur di atas tikar, sehingga tampak membekas di pipi sang baginda yang mulia.

Apabila "Insan Kamil" itu yang kemuliannya meliputi alam semesta hanya memilih untuk menikmati hidupnya dengan penuh kesederhanaan, lalu siapakah kita, jika dibanding Rasulullah?

Menjadi Pendengar yang Baik Untuk Suami

Didalam rumah tangga, komunikasi yang baik sangatlah penting untuk dilakukanya. Namun, komunikasi sering secara salah kaprah diartikan hanya sebagai "berbicara". Padahal ada aspek komunikasi yang juga sangat penting, yakni mendengarkan.Dengan menjadi "active listener" yang baik, kita akan mampu membangun ruang dialog yang sehat dan produktif dengan suami. Karena seberapa keras pun seorang suami tampak dari luarnya, dia punya kebutuhan besar untuk dipahami.

Sebagian dari anda mungkin setuju dengan pernyataan bila tidak semua hal ingin dibicarakan suami. Namun saat dia bersemangat ingin menceritakan sesuatu pada anda jadilah pendengar yang baik. Bila anda tidak tertarik pada topik pembicaraannya, jangan buru-buru memberikan komentar. Sebab bisa saja komentar anda salah dan membuat semangatnya untuk bercerita hilang. Cukup diam dan mengiyakan sekali-kali. Suami akan merasa nyaman bila apa yang dipikirkan bisa dikeluarkan. Secara tidak langsung suami akan merasa menemukan partner "curhat" yang pas untuknya.

Anda juga bisa mencoba alternatif lain, yaitu dengan memberikan perhatian penuh terhadap pembicara sebagai usaha yang sesungguhnya untuk memahami pokok-pokok penting dari apa yang suami bicarakan. Cobalah gunakan kata-kata pendorong seperti "Ya", "Aha", dan "Mmm", atau dengan bahasa non-verbal lain seperti mengangguk, tersenyum, dan bahasa tubuh lainnya.

Selain itu agar terjadi kominkasi dua arah yang menyenangkan, Sesekali ajukan pertanyaan kepadanya, namun janganlah memotong pembicaraan suami. Biarkan suami menyampaikan pikiran atau perasaannya secara tuntas. Ada baiknya bila kita bersikap seperti gema. Tidak perlu menghakimi atau pun menggurui. Gema hanya memantulkan. Caranya, ulangilah dengan kata-kata anda sendiri, apa yang dimaksudkan dan dirasakan suami, sesudah suami bicara. dan jangan lupa nyatakan pengertian anda terhadap perasaannya. Disamping mengulangi isi pernyatannya, gemakan juga perasaan yang tersirat dari pernyataanya. Contohnya: "Aku bisa membayangkan perasaanmu, mas. Kau tentu merasa marah, 'kan?". dan yang terakhir, hindarilah "sindroma hiburan", yaitu ketika anda berharap bahwa suami akan menghibur anda. Alih-alih, hiburlah Suami dengan menjadi pendengar yang baik. Umpamanya: "siap, boss.". dan jangan lupa, asumsikan bahwa apa yang dikatakan suami, bisa juga bermanfaat untuk anda. Bagaimanapun, tentu ada sisi positif dari kata-katanya yang bisa anda jadikan pelajaran.

Indahnya Islam Dalam Hubungan Suami Istri

Rumah tangga adalah suatu tatanan masyarakat terkecil, dan dari rumah tanggalah suatu tatanan masyarakat terbentuk. Keberhasilan suatu masyarakat atau kegagalannya dimulai dari keberhasilan dan kegagalan anggotanya dalam menjalankan roda kehidupan dalam rumah tangga. Dan sebagaimana yang telah kita ketahui bersama bahwa setiap rumah tangga minimal terdiri dari suami dan istri.
Oleh karena itu syari'at Al Qur'an memberikan perhatian besar kepada hubungan antara suami dan istrinya, sampai-sampai Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam menjadikan baik dan buruknya hubungan seseorang dengan istrinya sebagai standar kepribadian seseorang,
"Sebaik-baik kalian ialah orang yang paling baik perilakunya terhadap istrinya, dan aku adalah orang yang paling baik dari kalian dalam memperlakukan istriku." (HR. At Tirmizi dan dishahihkan oleh Al Albani)
Diantara syari'at Al Qur'an yang mengajarkan tentang metode hubungan suami istri yang baik ialah yang disebutkan dalam hadits berikut,
"Janganlah seorang lelaki mukmin membenci seorang mukminah (istrinya), bila ia membenci suatu perangai padanya, niscaya ia menyukai perangainya yang lain." (HR. Muslim)
Imam An Nawawi rahimahullah menjelaskan hadits ini dengan menyebutkan contoh nyata, beliau berkata, "Tidaklah layak bagi seorang mukmin (suami yang beriman) untuk membenci seorang mukminah (istrinya yang beriman), bila ia mendapatkan padanya suatu perangai yang ia benci, niscaya ia mendapatkan padanya perangai lainnya yang ia sukai, misalnya bila istrinya tesebut berakhlak pemarah, akan tetapi mungkin saja ia adalah wanita yang taat beragama, atau cantik, atau pandai menjaga kehormatan dirinya, atau sayang kepadanya atau yang serupa dengan itu.
Diantara wujud nyata keindahan syari'at Al Qur'an dalam membina rumah tangga, ialah diwajibkannya seorang suami untuk menunaikan tanggung jawabnya secara penuh, tanpa terkurangi sedikitpun. Mari kita bersama-sama merenungkan kisah berikut,
"Dari Wahb bin Jabr, ia menuturkan, Sesungguhnya salah seorang budak milik Abdullah bin Amr pernah berkata kepadanya, Sesungguhnya aku berencana untuk tinggal selama satu bulan ini di sini di Baitul Maqdis. Maka Abdullah bin Amr bin Al 'Ash bertanya kepadanya, Apakah engkau telah meninggalkan untuk keluargamu bekal yang dapat mereka makan selama satu bulan ini? Ia menjawab, Tidak. Abdullah bin Amr berkata kepadanya, Maka kembalilah ke keluargamu, lalu tinggalkan untuk mereka bekalnya, karena aku pernah mendengar Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam bersabda, Cukuplah sebagi dosa seseorang (yang akan mencelakakannya) bila ia menyia-nyiakan orang-orang yang wajib ia nafkahi.
Sebaliknya syari'at Al Qur'an juga mewajibkan atas kaum istri untuk senantiasa taat kepada suaminya, selama mereka tidak memerintahkannya dengan kemaksiatan. Agar kita dapat sedikit mengetahui betapa besar perhatian Islam dalam memerintahkan kaum istri untuk mentaati suaminya, maka marilah kita bersama-sama merenungkan dua hadits berikut,
"Seandainya aku diizinkan untuk memerintahkan seseorang agar bersujud kepada orang lain, niscaya aku akanperintahkan kaum istri untuk bersujud kepada suaminya." (HR. Ahmad, At Tirmizi, dan Ibnu Majah)
Dan sabda beliau shollallahu 'alaihi wasallam,
"Bila seorang wanita telah menunaikan sholat lima waktu, puasa bulan Ramadhan, menjaga kesucian farjinya, dan mentaati suaminya, niscaya akan dikatakan kepadanya, Masuklah ke surga dari delapan pintu surga yang manapun yang engkau suka." (HR Ahmad, Ibnu Hibban dan dishahihkan oleh Al Albani)
Pada hadits ini Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam memberikan suatu pelajaran penting kepada kaum istri agar hubungannya dengan suaminya bukan hanya di dasari oleh rasa cinta semata. Akan tetapi lebih dari itu semua, ketaatannya kepada suami adalah salah satu bagian dari ibadahnya, dan salah satu ibadah yang amat agung, sampai-sampai disejajarkan dengan sholat lima waktu, dan puasa bulan Ramadhan. Sehingga dengan cara demikian, ketaatan dan kesetiaan kaum istri akan kekal hingga akhir hayatnya, dan tidak mudah luntur oleh berbagai badai yang menerpa bahtera rumah tangganya.
Hal ini tentu berbeda dengan kaum istri yang hanya mengandalkan rasa cintanya, ia akan mudah terhanyutkan oleh godaan dan badai kehidupan, sehingga tatkala ia menghadapi kesusahan atau godaan setan walau hanya sedikit, dengan mudah tergoyahkan. Dari sini kita dapat mengetahui alasan mengapa banyak kaum istri yang dengan mudah melawan suaminya, tidak taat kepadanya, dan bahkan berbuat serong dengan pria lain. Ini semua karena rasa cintanya telah luntur, atau mulai luntur oleh godaan ketampanan, atau jabatan atau harta dan yang serupa.
Dari lain sisi, syari'at Al Qur'an juga membentengi kaum suami agar dapat tetap istiqomah menjalankan tanggung jawabnya sebagai kepala rumah tangga, yaitu dengan menjadikan segala tugas dan kewajibannya sebagai bagian dari ibadah kepada Allah, sehingga kesetiaannya dan kewajibannya tidak mudah luntur atau lengkang karena terpaan masa atau godaan hijaunya rumput tetangga atau kawan sejawat dll.
"Sesungguhnya bila engkau meninggalkan ahli warismu dalam keadaan kaya, lebih baik daripada engkau meninggalkan mereka dalam keadaan miskin dan meminta-minta kepada orang lain. Dan sesungguhnya engkau tidaklah menafkahkan suatu nafkah yang engkau mengharap dengannya keridhaan Allah, melainkan engkau akan diberi pahala karenanya, sampaipun suapan makanan yang egkau suapkan ke mulut istrimu." (Muttafaqun 'alaih)
Dan lebih spesifik Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam menjadikan hubungan sebadan dengan istri sebagai salah satu amal shalih, sebagaimana beliau tegaskan dalam sabdanya berikut ini,
"Dan hubungan sebadanmu dengan istrimu adalah sedekah. Para sahabat bertanya: Ya Rasulullah, apakah salah seorang dari kita melampiaskan syahwatnya, kemudian ia dengannya mendapatkan pahala ? Beliau menjawab: bagaimana pendapat kalian, bila ia melampiaskan syahwatnya pada perbuatan yang haram, bukankah ia dengannya akan mendapatkan dosa? Demikian juga bila ia melampiaskannya pada tempat yang halal, maka ia mendapatkan pahala." (HR. Muslim)
Imam An Nawawi menjelaskan hadits ini dengan berkata, "Pada hadits ini terdapat petunjuk bahwa perbuatan mubah akan menjadi amal ketaatan karena niat yang tulus. Hubungan sebadan akan menjadi ibadah bila pelakunya meniatkkan dengannya untuk memenuhi kebutuhan istri atau menggaulinya dengan cara-cara yang baik sebagaimana yang diperintahkan oleh Allah Ta'ala, atau untuk mencari keturunan yang shalih atau untuk menjaga dirinya atau menjaga istrinya atau keduanya dari memandang kepada yang diharamkan atau memikirkannya atau menginginkannya atau untuk tujuan-tujuan baik lainnya." (Syarah Muslim oleh Imam An Nawawi 7/92).

40 Manfaat Shalat Berjamaah di Masjid/Musholla

1.  Mematuhi perintah Allah
2.  Sebagai saksi keimanan
3.  Mendapat tajkiah (Pernyataan Kesucian) dan Anugerah Besar dari Allah
4.  Mengagungkan dan menekankan apa yang diagungkan dan ditekankan oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wassalam
5.  Mematuhi perintah Rasulullah
6.  Selamat karena mengikuti Rasul
7.  Sholat berjamaah termasuk sasaran Islam yang Agung
8.  Mengagungkan dan menampakkan syi'ar Allah
9.  Termasuk sunnah petunjuk
10. Lebih utama dari shalat sendirian
11. Lebih suci di sisi Allah  daripada shalat sendiri
12. Menjaga diri dari setan
13. Jauh dari menyerupai orang-orang munafik
14. Diantara sebab  datangnya Ridho Allah
15. Ta'ajub Allah
16. Berpahala besar karena berjalan untuk menunaikannya
17. Berkumpulnya para Malaikat pada waktu shalat shubuh dan ashar serta permohonan ampun mereka bagi yang hadir
18. Menyamai shalat separuh malam atau sepanjang malam (khusus Isya dan SUbuh)
19. Berada dalam jaminan Allah
20. Berada dalam naungan Allah pada Hari kiamat
21. Bebas dari Neraka dan bebas dari sifat munafik
22. Mendapatkan shalawat dari Allah dan para Malaikat
23. Mendapatkan Rumah di Surga
24. Mendapatkan pahala berjamaah meskipun telah selesai dikerjakan
25. Sempurnanya shalat
26. Amal paling utama
27. Selamat dari neraka Wail
 28. Selamat dari kelalaian
29. Doanya tidak ditolak
30. Persaudaraan, kasih sayang dan persamaan
31. Menjaga shalat-shalat sunnah Rawatib dan Dzikir
32. Memahami hukum-hukum shalat
33. Membiasakan disiplin dan menguasai diri
34. Menampakkan kekuatan umat Islam dan membuat kesal orang-orang kafir dan munafik
35. Memperbaiki penampilan dan jati diri
36. Saling mengenal dan memperkenalkan diri
37. Berlomba-lomba dalam ketaatan kepada Allah
38. Terjaganya kepribadian yang baik
39. Adanya perasaan berdiri dalam suatu barisan Jihad
40. Menghadirkan perasaan apa yang terjadi pada Zaman Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihiwassalam dan para Sahabatnya

ANDAI AL-QUR'AN BISA BICARA

Andai Al-Qur'an Bisa Bicara, Ia Akan berkata:

Yakhont

Yakhont
Rudal milik Rusia,kecepatan max 2,5 Mach,daya jelajah 300 kilometer

Tomahawk

Tomahawk
Rudal milik Amerika, memiliki sistem pemandu GPS dan TERCOM, terbang hanyapuluhan meter

Taepodong

Taepodong
Rudal milik Korea Utara, Jangkauan ledakan 6000 km dan 10000km

Fajr 3

Fajr 3
Rudal milik Iran, Jangkauan 45-75 Km,membawa hulu ledak 45 kilogram, hulu ledak dengan sistem MIRV.

PENTAGON

PENTAGON
Pentagon adalah markas pusat militer dan pertahanan Amerika Serikat, jadi tak heran jika Pentagon Pentagon adalah markas pusat militer dan pertahanan Amerika Serikat, jadi tak heran jika Pentagon mempunyai luas yang sangat luar biasa, hal ini dikarenakan di Pentagon terdapat banyak senjata dan berbagai teknologi kemiliteran milik Amerika Serikat, luas seluruh bangunan ini mencapai 610,000 m.

K-25 USA

K-25 USA
K-25, USA adalah sebuah pusat produksi dan penelitian uranium milik Amerika Serikat yang berada di daerah Tennesee. Bangunan ini dibangun pada tahun 1945 dan menghabisakn biaya sampai 512 juta dollar. Seluruh area bangunan ini adalah seluas 609,000 m.

Nano Hummingbird

Nano Hummingbird
Departemen Pertahanan Amerika Serikat Pentagon berhasil mengembangkan teknologi robot pengintai berbentuk burung pertama di dunia. Robot burung yang disebut Nano Hummingbird ini dikembangkan oleh AeroVironment Inc dan DARPA. Gambar yang dihasilkan dari aktivitas mata-mata si Nano akan dikirimkan ke Pentagon melalui iPhone 4.

The Longbow Apache

The Longbow Apache
versi perbaikan dan upgrade dari AH-64A. Dengan masa hidup yang meningkat, baik kinerja yang buruk-cuaca, avionik dan senjata, helikopter Longbow adalah serangan paling sophisitcated dalam pelayanan. Perbedaan yang paling mencolok dalam penampilan dari Longbow adalah kubah radar di atas rotor utama. Radar pengendalian kebakaran dapat menemukan, mengklasifikasikan dan memprioritaskan lebih dari 128 target, dalam segala cuaca. Radar memilih target untuk rudal AGM-114D Longbow yang bisa dipecat dalam 'api-dan-melupakan' modus penuh sampai dengan kisaran 12km.

The RQ-4 Global Hawk

The RQ-4 Global Hawk
dikenal sebagai Tier II + selama pengembangan) adalah jarak jauh Ujicoba dilaksanakan Aircraft (RPA) yang digunakan oleh Angkatan Udara Amerika Serikat dan Angkatan Laut sebagai pesawat pengintai. Jenis pesawat sekarang berada di bawah judul besar Unmanned Aerial Kendaraan, atau UAV. "R" adalah sebutan Departemen Pertahanan untuk pengintaian, "Q" berarti sistem pesawat tak berawak. The "4" mengacu pada itu orang yang keempat dari serangkaian tujuan-dibangun sistem pesawat tak berawak (UAS).

The M1 Abrams

The M1 Abrams
tank tempur utama generasi ketiga yang diproduksi di Amerika Serikat. M1 adalah sebuah bersenjata, berat lapis baja, dan sangat mobile tangki dirancang dengan baik untuk tanah peperangan lapis baja modern termasuk Terkemuka. Fitur tangki penggunaan mesin turbin gas yang kuat, penerapan baja komposit canggih, dan penyimpanan amunisi terpisah dalam pukulan- keluar kompartemen untuk keselamatan awak. Dengan berat dekat dengan 68short ton (hampir 62 metrik ton), adalah salah satu tank tempur utama terberat saat ini dalam pelayanan.

Lockheed Martin / Boeing F-22 Raptor

Lockheed Martin / Boeing F-22 Raptor
kursi-tunggal, bermesin ganda generasi kelima pesawat tempur yang menggunakan teknologi siluman. Ia dirancang terutama sebagai pesawat tempur superioritas udara, namun memiliki kemampuan tambahan yang mencakup serangan darat, peperangan elektronik, dan sinyal intelijen peran. Spesifikasi: Kru: 1 Kecepatan maksimum: Pada ketinggian: Mach 2,25 (1.500 mph, 2.410 km / h) Supercruise: Mach 1,82 (1.220 mph, 1.963 km / h) Range: 1.600 nm (1.840 mi, 2.960 km) dengan 2 tangki bahan bakar eksternal Combat radius: 410 nmi (471 mi, 759 km) Guns: 1 × 20 mm (0,787 in) M61A2 Vulcan Gatling Gun di sayap kanan root, 480 putaran Udara ke tanah loadout: 6 × AIM-120 AMRAAM 2 × AIM-9 Sidewinder Udara ke tanah loadout: AMRAAM 2 × AIM-120 dan 2 × AIM-9 Sidewinder untuk perlindungan diri sendiri, dan salah satu dari berikut: 2 × 1.000 lb (450 kg) JDAM atau 2 × Wind Corrected Dispensers Mesiu (WCMDs) atau 8 × 250 lb (110 kg) GBU-39 Small Diameter Bombs

Kapal Induk

Kapal Induk
Ini merupakan mesin militer yang paling berbahaya di dunia, sedangkan keterampilan pilot dilakukan kebanyakan diuji sebagai salah perhitungan sedikit saja dapat berakibat fatal. Militer AS memiliki 9 operator besar tersebut. Dengan 90.000 ton dan 20 tahap cerita multi, mereka termasuk beberapa keajaiban rekayasa dunia. Mereka dapat melakukan perjalanan 1100km sehari dan dapat tetap di laut tanpa batas

Balistik Missile Submarine

Balistik Missile Submarine
kapal selam rudal balistik dianggap sebagai yang paling kuat dan mesin militer yang paling merusak. Untuk kehadirannya tak terlihat di bawah laut menjaga bangsa terjaga sepanjang malam, kapal selam ini di bagian atas daftar mesin militer akhir dari dunia.

B-2 Stealth Bomber

B-2 Stealth Bomber
pesawat AS hanya yang menggabungkan jangka panjang, muatan besar dan siluman dalam satu platform, memberikan kemampuan untuk proyek kekuatan udara manapun di dunia. Hal ini dapat terbang lebih dari 6.000 mil laut unrefueled dan lebih dari 10.000 mil laut hanya dengan satu pengisian bahan bakar udara. Dengan kemampuannya untuk membawa lebih dari 20 ton persenjataan konvensional dan nuklir dan mengirimkannya tepat di bawah setiap kondisi cuaca, B-2 juga memiliki kemampuan untuk mengubah hasil dari konflik dengan misi tunggal.

Turboprop MQ-9

Turboprop MQ-9
UAV pemburu-pembunuh pertama yang didesain untuk daya jelajah jauh dan kemampuan terbang sangat tinggi. Dalam mode pembunuh UAV ini dapat membawa rudal udara ke darat, Hellfire, hingga 14 buah, atau campuran antara rudal Hellfire dan bom dengan pemandu laser. Senjata-senjata tersebut di kendalikan oleh seorang pilot yang berada di pusat pengendali.